hari Pahlawan

Pada hari ini Indonesia memperingati hari pahlawan. Pagi ini, para pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki yang melewati Bundaran Hotel Indonesia diminta berhenti pada pukul 08.15 WIB untuk mengheningkan cipta sejenak. Meskipun di himbau, namun banyak orang tidak melakukannya, bahkan banyak mereka yang mengaku tidak tahu kalau hari ini adalah Hari Pahlawan.

Sungguh disayangkan, bangsa sebesar ini masih banyak orang tidak menyadari pentingnya peringatan "Hari Pahlawan". Proklamator Indonesia, Soekarno pernah berkata, "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya." Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari bangsa lain, kemerdekaan yang dinikmati oleh bangsa ini adalah berkat orang-orang yang mengorbankan jiwa, raga dan harta mereka.

Secara nasional, peringatan Hari Pahlawan dipusatkan di Taman Pahlawan Kalibata, Jakarta. Upacara ini dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Salah satu hal unik di Hari Pahlawan ini, para arek-arek Suroboyo memperingatinya dengan melakukan napak tilas 10 November. Mereka menirukan aksi heroik para pendahulu mereka. Diantara yang turut dalam acara napak tilas ini tampak Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, Putra Bung Tomo, Bambang Sulistomo, dan para veteran pejuang.









Penandatangan MoU Kerjasama
Investasi Pembangunan Batam dengan Islamic Development Bank


Peringatan hari pahlawan ke-63 di Jeddah bukan saja diperingati dengan upacara bendera pada tanggal 10 November 2008 namun juga dengan melakukan kunjungan ke KRI Sultan Iskandar Muda yang sedang singgah di Pelabuhan Islam Jeddah.




Upacara peringatan Hari Pahlawan ke-63 diadakan di halaman Sekolah Indonesia Jeddah dengan dihadiri murid SIJ, dewan guru, home staff KJRI Jeddah dan juga para perwira TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam awak KRI Sultan Iskandar Muda.

Konjen RI Jeddah Drs. Gatot Abdullah Mansyur, selaku Pembina Upacara membacakan sambutan tertulis Menteri Sosial RI, Backtiar Hamzah.

Usai upacara, Konjen RI Jeddah memberikan piagam penghargaan kepada siswa SIJ yang berhasil meraih medali pada lomba Apresiasi dan Kreasi Sekolah Indonesia Luar Negeri tahun 2008, mereka adalah Aisyah Warsid (Kelas XII IPA, Juara II Fisika SMA), Rizka Firdaus (Kelas VIII SMP, Juara III badminton tunggal putri) dan Ahda Nurlaila Nabilah (Kelas VI SD, Juara II MatematikaSD).




Sementara itu, untuk menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme anak-anak Indonesia yang tinggal jauh dari tanah air, pada pagi hari 11 November 2008 mereka mengunjungi Kapal KRI Sultan Iskandar Muda yang dikomandani oleh Letnan Kolonel Laut (Pelaut) Ariantyo Condro Wibowo di Pelabuhan Islam Jeddah. Bangga dan bahagia dirasakan oleh anak-anak Indonesia karena Indonesia memiliki satu lagi kapal perang jenis korvet setelah KRI Diponegoro dan KRI Sultan Hassanuddin.

Setelah mengunjungi dan mendapatkan penjelasan tentang spesifikasi kapal yang akan memperkuat Negara Kesatuan dan Kesatuan RI di Koarmatim, Surabaya, maka tepat pukul 08.15 WAS(11/11) akhirnya Konjen RI Jeddah melepas KRI menuju Kesultanan Oman. Selamat jalan perwiraku, selamat jalan KRI ku.

Posting Komentar